Masjid Mahe, Seychelles

Masjid Mahe merupakan masjid yang terkenal di Kota Victoria, Pulau Mahe. Nama masjid ini yang sebenarnya ialah Masjid Sheikh Muhammad Bin Khalifa Al-Nahyan. Al-Nahyan merupakan nama sebuah keluarga, penguasa Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Pasalnya wilayah dimana masjid ini berdiri, menggunakan dana dari keluarga penguasa Abu Dhabi tersebut. Setiap Hari Jum’at, masjid ini ramai didatangi oleh jemaah yang akan melaksanakan sholat Jum’at berjamaah termasuk diantaranya para muslim mualaf setempat. Masjid ini juga mendapatkan izin untuk menyuarakan azan melalui pengeras suara di menaranya.

Pembangunan Masjid Mahe dilakukan pada tahun 1982. Dana yang digunakan berasal dari Sheikh Muhammad Bin Khalifa Al-Nahyan. Peletekan batu pertama pendiriannya dilakukan oleh Mr. Suleman Adam, selaku presiden dari Islamic Society of Seychelles pada tanggal 10 Zulhijah 1401 H, bertepatan dengan tanggal 9 Oktober 1981 M. Kemudian peresmiannya dilaksanakan setahun kemudian.

Setelah selama 30 tahun berdiri, dilakukan renovasi atau tepatnya pada hari Jum’at tanggal 24 Agustus 2012 yang lalu diadakan peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Mahe. Kemudian bangunan masjid ini sudah diruntuhkan pada tanggal 20 Desember 2012 yang lalu untuk dibangun ulang di lokasi yang sama dalam ukuran yang lebih besar. Hingga pada tahun 2013 proyek pembangunan masjid baru ini selesai. Peresmiannya dilakukan pada Hari Jum’at tanggal 25 Oktober 2013 oleh Shaikh Zayed Bin Sultan bin Khalifa atas nama Dr. Shaikh Sultan Bin Khalifa Al Nahyan, turut dihadiri oleh Jean-Paul Adam, selaku menteri luar negeri Seychelles, Dick Patrick Esparon yang merupakan duta besar Seychelles untuk Uni Emirat Arab.

Pembangunan ulang Masjid Mahe tidak berbeda jauh dengan bentuk semula, namun ukurannya dibuat jauh lebih besar dan lebih modern, dengan kapasitas mencapai 600 jemaah laki-laki dan perempuan. Masjid ini merupakan tumpuan utama bagi penduduk muslim di Seychelles terutama di Pulau Mahe, termasuk pusat kegiatan pembelajaran Al-Qur’an, pembinaan mualaf, sampai acara buka puasa bersama di bulan suci Romadhan yang juga turut mengundang para pejabat tinggi Seychelless.

Leave a Comment