Masjid Tombul Bulgaria

Masjid Tombul (Tombul Mosque) merupakan masjid yang bersejarah, lokasinya terletak di kota Shumen, Bulgaria. Pembangunan Masjid Tombul dilakukan pada masa Turki Usmani antara tahun 1740 sampai tahun 1744, pada saat itu Bulgaria masih termasuk dalam wilayah Turki Usmani. Nama asli dari masjid ini sebenarnya adalah The Sherif Halil Pasha Mosque, sesuai dengan nama orang yang membangunnya, yaitu Sheriff Halil Pasha. Namun, di kalangan orang Turki lebih dikenal dengan sebutan Masjid Tombul karena bentuk dari atapnya menjulang tinggi dan bertingkat. Makna tombul dalam bahasa Turki hampir semakna dengan kata timbul dalam bahasa Indonesia.

Menurut Undang – Undang Negara Bulgaria No. 22 Tahun 1975, Masjid Tombul telah dinyatakan sebagai monumen arsitektur dan konstruksi. Komplek masjid terdiri dari ruang salat utama seluas 1730 m2, halaman dan dua belas ruang tambahan yang dahulu digunakan sebagai asrama untuk sekolah madrasah di komplek masjid tersebut. Secara umum bangunan utama masjidnya terlihat berstruktur bertumpuk tiga, struktur dasar berbentuk segi empat, struktur kedua berbentuk oktagon dan struktur paling atas berbentuk lingkaran sebagai penopang untuk struktur kubah besarnya. Selain desain eksteriornya yang menakjubkan, masjid ini juga dikenal dengan desain interiornya yang memadukan antara senibina Usmaniyah dengan seni Baroque Prancis menghasilkan karya seni interior yang tidak saja menakjubkan namun juga cukup unik dan langka. Interior dalam masjid didominasi oleh lukisan dinding dari beragam pola tumbuhan dan bentuk-bentuk geometris dan kaligrafi Al-Qur’an.

Menurut berbagai sumber, masjid Tombul saat ini sedang dalam proses renovasi meski tetap dibuka baik untuk peribadatan maupun untuk kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri. Masjid Tombul menjadi salah satu tujuan wisata paling menarik di Shumen karena menyajikan monumen arsitektur dari abad ke 18 masehi. Merujuk kepada situs e-qibla arah kiblat di Bulgaria adalah ke arah Tenggara atau tepatnya mengarah ke Selatan dengan kemiringan 30.31° ke arah timur, membuat orientasi bangunan masjid ini memang miring terhadap utara-selatan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *